Barito Selatan Perkuat Perencanaan Program Kesehatan melalui Rakor PIP DAU-SG 2027

BARITO SELATAN – Pemerintah Kabupaten Barito Selatan melaksanakan rapat koordinasi strategis dan lokakarya tindak lanjut hasil pendampingan Performance Improvement Plan (PIP) Dana Alokasi Umum Specific Grant (DAU-SG) Bidang Kesehatan Tahun 2027.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat perencanaan dan peningkatan kinerja program kesehatan di Kabupaten Barito Selatan. Hasil pendampingan PIP menjadi bahan evaluasi untuk menentukan langkah tindak lanjut dan penyempurnaan program kesehatan pada tahun 2027.

Melalui kegiatan tersebut, koordinasi antarpemangku kepentingan diperkuat agar perencanaan program dan pemanfaatan dukungan DAU-SG dapat disesuaikan dengan kebutuhan serta prioritas pembangunan kesehatan daerah.

Selain membahas hasil pendampingan, lokakarya juga diarahkan untuk memastikan target dan indikator program dapat disusun secara terukur sehingga pelaksanaan kegiatan pada 2027 lebih efektif dan tepat sasaran.

Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menilai perencanaan yang baik dan koordinasi lintas sektor merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Melalui tindak lanjut PIP DAU-SG ini, diharapkan pelaksanaan program kesehatan di Barito Selatan pada 2027 dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Reporter : AHMAD ALDI BARITO

Pemkab Barito Selatan Rotasi dan Promosi 213 Pejabat, Dorong ASN Lebih Profesional

BARITO SELATAN — Pemerintah Kabupaten Barito Selatan melakukan penataan jabatan dengan melantik dan mengukuhkan 213 pejabat administrator dan pejabat pengawas di lingkungan Pemkab Barito Selatan, Rabu (12/8/2026).

Kegiatan pelantikan, pengukuhan, serta pengambilan sumpah/janji jabatan tersebut berlangsung di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Barito Selatan, Buntok.

Dari total 213 pejabat yang dilantik dan dikukuhkan, sebanyak 47 pejabat dikukuhkan, 55 pejabat dimutasi, sedangkan 111 lainnya mendapat promosi jabatan.

Salah satu pejabat yang mengalami rotasi adalah Camat Gunung Bintang Awai. Indera Yudi Yulian dipercaya mengisi jabatan tersebut menggantikan Armadi.

Bupati Barito Selatan Eddy Raya Samsuri, melalui sambutan yang dibacakan Wakil Bupati Khristianto Yudha, menekankan agar pelantikan tersebut menjadi momentum bagi para pejabat untuk meningkatkan disiplin, kinerja, integritas, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.

Menurutnya, penataan jabatan tidak semata-mata berkaitan dengan pengisian maupun penyegaran organisasi, tetapi merupakan bagian dari upaya membangun birokrasi yang profesional, adaptif, dan mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah.

“Jadikan amanah ini sebagai motivasi untuk meningkatkan dedikasi, semangat, dan kinerja dalam melaksanakan tugas,” ujar Eddy dalam sambutan yang dibacakan Khristianto.

Ia menjelaskan, pengelolaan aparatur sipil negara saat ini diarahkan pada penerapan sistem merit dengan mempertimbangkan kompetensi, kinerja, integritas, dan manajemen talenta sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN.

Pengangkatan, mutasi, dan pengukuhan pejabat, lanjutnya, telah mempertimbangkan hasil penilaian Tim Penilai Kinerja serta kebutuhan organisasi.

Penataan tersebut diharapkan dapat memperkuat kualitas pelayanan publik, mempercepat pelaksanaan pembangunan, serta menciptakan tata kelola pemerintahan yang efektif dan akuntabel.

Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Khristianto mengingatkan seluruh aparatur agar keterbatasan fiskal tidak menjadi alasan untuk menurunkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Sebaliknya, kondisi tersebut harus mendorong aparatur bekerja lebih efektif, inovatif, dan bertanggung jawab.

“Dalam keterbatasan fiskal, setiap rupiah anggaran harus memberikan manfaat kepada masyarakat,” tegasnya.

Ia juga meminta agar kegiatan yang bersifat seremonial dan administratif dapat disederhanakan. Penggunaan perjalanan dinas diharapkan dilakukan secara selektif, sedangkan rapat dapat memanfaatkan teknologi digital apabila memungkinkan.

Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Barito Selatan Ita Minarni mengatakan, sejumlah pejabat yang dilantik dan dikukuhkan ditempatkan pada perangkat daerah dengan nomenklatur baru.

“Kita berharap pejabat yang dilantik bekerja dengan baik, rajin, serta tekun,” kata Ita.

Ia juga meminta setiap kepala perangkat daerah bersama Tim Penilai Kinerja memastikan penempatan pejabat dilakukan dengan mempertimbangkan kinerja dan kebutuhan organisasi.

Dengan penataan tersebut, pemerintah daerah berharap para pejabat yang mendapat amanah baru mampu menjalankan tugas secara optimal, profesional, dan tetap berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan.

Reporter : AHMAD ALDI BARITO

BPBD dan Dinas Kesehatan Bersinergi Lindungi Masyarakat dari Dampak Asap Karhutla

BARITO SELATAN– Upaya perlindungan terhadap masyarakat dari dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan melalui sinergi lintas sektor. Pada Kamis (6/8/2026), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barito Selatan menerima bantuan masker dari Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Selatan.

Masker tersebut kemudian dibagikan kepada masyarakat oleh personel BPBD bersama tenaga kesehatan di sejumlah lokasi di Kota Buntok. Pembagian masker menjadi salah satu langkah preventif untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap, terutama ketika kualitas udara mengalami penurunan akibat karhutla.

Kepala BPBD Barito Selatan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak asap. Masyarakat disarankan menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, mengurangi kegiatan di luar rumah apabila tidak mendesak, serta menjaga kondisi kesehatan, khususnya bagi kelompok rentan.

Selain itu, masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan kejadian kebakaran hutan dan lahan melalui Layanan Darurat 112 agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat.

Sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan karhutla sekaligus meminimalkan dampaknya terhadap kesehatan dan lingkungan di Kabupaten Barito Selatan.

Bersama cegah karhutla, jaga kesehatan, dan lindungi lingkungan menuju Barito Selatan yang aman dan tangguh.

Reporter : AHMAD ALDI BARITO

Semangat Kemerdekaan Tetap Berkobar, DKPP Barsel Gelar Beragam Lomba

BARITO SELATAN – Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tetap berkobar di lingkungan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Barito Selatan. Di tengah pelaksanaan efisiensi anggaran, jajaran DKPP tetap menggelar berbagai kegiatan sederhana untuk memeriahkan momentum kemerdekaan.

Kegiatan tersebut diisi dengan beragam perlombaan yang mengedepankan suasana kekeluargaan, kebersamaan, dan sportivitas. Sejumlah lomba yang digelar antara lain bulu tangkis, domino, balogo, makan kerupuk, lari karung, estafet tepung, estafet sarung, estafet kelereng, sambung lagu, joget balon, hingga tata rias.

Kepala DKPP Kabupaten Barito Selatan, Ida Safitri, mengatakan bahwa keterbatasan anggaran tidak seharusnya menghilangkan semangat masyarakat maupun aparatur dalam memperingati hari bersejarah bagi bangsa Indonesia.

“Walaupun saat ini kita berada dalam kondisi efisiensi anggaran, semangat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia harus tetap ada. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk patriotisme sekaligus upaya mempererat kebersamaan dan silaturahmi,” kata Ida Safitri.

Menurutnya, peringatan kemerdekaan tidak selalu harus dilakukan dengan kegiatan yang besar dan membutuhkan anggaran yang tinggi. Hal terpenting adalah bagaimana momentum tersebut dapat dimanfaatkan untuk menumbuhkan rasa cinta Tanah Air serta memperkuat persatuan.

“Yang kita utamakan bukan besar atau kecilnya kegiatan, tetapi semangatnya. Kalah menang itu biasa, yang penting kebersamaan dan silaturahmi tetap terjaga,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, DKPP Barito Selatan ingin menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui kebersamaan dan karya nyata, termasuk dalam mendukung pembangunan ketahanan pangan dan sektor pertanian.

Dengan mengusung semangat “Merdeka Berkarya, Bersatu dalam Semangat Ketahanan Pangan dan Pertanian”, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI diharapkan menjadi momentum untuk terus memperkuat solidaritas dan semangat bekerja demi kemajuan Kabupaten Barito Selatan.

Reporter : AHMAD ALDI BARITO

BPBD Barsel Bahas Penambahan Anggaran Perubahan APBD 2026 Bersama Komisi III DPRD

BARITO SELATAN – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barito Selatan menghadiri rapat kerja bersama Komisi III DPRD Kabupaten Barito Selatan, Rabu–Kamis (12–13 Agustus 2026).

Rapat kerja tersebut membahas usulan penambahan anggaran BPBD dalam Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Barito Selatan Tahun Anggaran 2026.

Pembahasan anggaran menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan program dan kegiatan BPBD, khususnya dalam meningkatkan kesiapsiagaan serta kapasitas penanggulangan bencana di wilayah Kabupaten Barito Selatan.

Penambahan anggaran diharapkan dapat menunjang kebutuhan dalam menghadapi berbagai potensi bencana sekaligus memperkuat pelayanan kepada masyarakat ketika terjadi kondisi kebencanaan.

Selain membahas kebutuhan anggaran, rapat tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan efektivitas penyelenggaraan penanggulangan bencana.

Melalui koordinasi dan dukungan anggaran yang memadai, BPBD diharapkan semakin optimal dalam melaksanakan pencegahan, kesiapsiagaan, penanganan darurat, serta pelayanan kepada masyarakat yang terdampak bencana.

Rapat kerja dilaksanakan di Gedung DPRD Kabupaten Barito Selatan dengan mengedepankan koordinasi dan pembahasan kebutuhan program secara konstruktif demi kepentingan masyarakat.

Reporter : AHMAD ALDI BARITO

Dua Personel Polres Barsel Tembus Lima Besar Kompolnas Award 2026

BARITO SELATAN– Dua personel Polres Barito Selatan (Barsel) berhasil masuk lima besar nominator nasional dalam ajang Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Award 2026. Hal tersebut diketahui saat Tim Penilai Kompolnas Award 2026 melaksanakan visitasi dan penilaian langsung di Polres Barsel, Selasa (11/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Barito Selatan AKBP Jecsos R. Hutapea, S.I.K., Dandim 1012 Buntok Letkol Inf. Muhammad Edi, S.I.P., Bupati Barito Selatan H. Eddy Raya Samsuri, Ketua TP PKK Barito Selatan Hj. Permana Sari, S.Si., M.M., M.B.A., Wakil Bupati Barito Selatan Khristianto Yudha, S.T., M.T., Kepala Kejaksaan Negeri Barito Selatan Zulham Pardamean, S.H., M.H., serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Ketua Tim Penilai Kompolnas Award 2026, Dr. Yusuf Warsyim, S.Ag., M.H., mengatakan, visitasi merupakan bagian dari tahapan penilaian untuk memastikan kebenaran dan kesesuaian data serta program yang telah diajukan sebelumnya.

Menurutnya, tim Kompolnas tidak hanya melakukan penilaian berdasarkan dokumen, tetapi juga melakukan verifikasi dan validasi secara langsung di lapangan.

“Pada hari ini kami dari Kompolnas melakukan kunjungan visitasi untuk penilaian langsung Kompolnas Award tahun 2026,” ujar Yusuf.

Ia menjelaskan, Kompolnas Award memiliki beberapa kategori penilaian, mulai dari satuan kerja tingkat Mabes Polri, Polda, Polres hingga Polsek. Selain itu, terdapat pula kategori perorangan bagi anggota kepolisian yang dinilai memiliki kontribusi dan kinerja yang menonjol.

Untuk kategori perorangan, Polres Barito Selatan mengusulkan dua personel yang berdasarkan hasil penilaian tahap pertama berhasil masuk lima besar nominator tingkat nasional.

Yusuf menjelaskan, terdapat lima indikator utama yang menjadi dasar penilaian kategori perorangan. Kelima indikator tersebut meliputi People, yaitu peran dalam pembangunan manusia; Prosperity, berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan; Planet, berupa peran dalam menjaga lingkungan dan alam; Partnership, yakni kemampuan membangun kemitraan dan kerja sama; serta Peace, yaitu peran dalam menjaga kedamaian, harmoni, dan toleransi di tengah masyarakat.

“Dari Polres Barito Selatan, khususnya Polsek Dusun Selatan, ada dua kategori perorangan yang terpilih menjadi lima besar,” jelasnya.

Dua personel tersebut, yakni Aipda Yogi yang masuk lima besar kategori Partnership atau pembangunan kemitraan dan kerja sama. Sementara Bripol Lidia masuk lima besar kategori People, yang berkaitan dengan peran kepolisian dalam pembangunan manusia.

Yusuf menegaskan, kedua personel tersebut masih memiliki peluang yang sama untuk meraih posisi terbaik pada kategori masing-masing.

“Dalam visitasi ini kami melakukan verifikasi dan validasi atas data yang telah diusulkan. Kami melihat secara langsung apakah program yang disampaikan benar-benar dilaksanakan. Keduanya masih memiliki peluang terbaik pada kategori masing-masing,” katanya.

Saat ini, tahapan Kompolnas Award 2026 telah memasuki tahap kedua, yakni visitasi dan verifikasi lapangan. Setelah tahapan tersebut selesai, hasil penilaian akan dilanjutkan ke tahap berikutnya berupa sidang Dewan Juri untuk merekapitulasi seluruh hasil penilaian.

“Penilaian awal dan penilaian kedua nantinya akan direkap. Kalau data dan kegiatan yang diusulkan valid serta benar dilaksanakan, tentu akan menjadi bagian dari nilai,” ungkap Yusuf.

Dalam kegiatan visitasi, Tim Kompolnas juga menggali informasi dari masyarakat mengenai keberadaan, kinerja, dan dampak program yang dijalankan personel yang masuk dalam nominasi.

Penilaian tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung sejauh mana program kepolisian memberikan manfaat terhadap pelayanan publik, keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta pembangunan di wilayah Barito Selatan.

Tim penilai juga dijadwalkan melakukan pengecekan langsung ke sejumlah lokasi tempat personel yang dinominasikan bertugas dan menjalankan programnya.

“Yang ingin kami lihat adalah bagaimana dampak langsung program tersebut terhadap pelayanan publik dan kamtibmas di Barito Selatan. Mereka bertugas hingga di kelurahan dan desa. Itu yang kami cek, bagaimana dampaknya secara langsung kepada masyarakat,” jelasnya.

Partisipasi masyarakat di tingkat kelurahan dan desa juga menjadi bagian penting dalam proses penilaian. Masukan masyarakat dinilai dapat memberikan gambaran mengenai manfaat dan keberlanjutan program yang dijalankan oleh personel kepolisian.

Masuknya dua personel Polres Barito Selatan dalam lima besar nominator nasional Kompolnas Award 2026 menjadi capaian positif bagi jajaran kepolisian setempat. Prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat kemitraan dengan masyarakat, serta meningkatkan kontribusi kepolisian dalam mendukung pembangunan daerah.

Dengan tahapan visitasi ini, hasil akhir Kompolnas Award 2026 selanjutnya akan ditentukan melalui proses penilaian dan sidang Dewan Juri sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.

Reporten : AHMAD ALDI BARITO