Barito Selatan Perkuat Perencanaan Program Kesehatan melalui Rakor PIP DAU-SG 2027

BARITO SELATAN – Pemerintah Kabupaten Barito Selatan melaksanakan rapat koordinasi strategis dan lokakarya tindak lanjut hasil pendampingan Performance Improvement Plan (PIP) Dana Alokasi Umum Specific Grant (DAU-SG) Bidang Kesehatan Tahun 2027.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat perencanaan dan peningkatan kinerja program kesehatan di Kabupaten Barito Selatan. Hasil pendampingan PIP menjadi bahan evaluasi untuk menentukan langkah tindak lanjut dan penyempurnaan program kesehatan pada tahun 2027.

Melalui kegiatan tersebut, koordinasi antarpemangku kepentingan diperkuat agar perencanaan program dan pemanfaatan dukungan DAU-SG dapat disesuaikan dengan kebutuhan serta prioritas pembangunan kesehatan daerah.

Selain membahas hasil pendampingan, lokakarya juga diarahkan untuk memastikan target dan indikator program dapat disusun secara terukur sehingga pelaksanaan kegiatan pada 2027 lebih efektif dan tepat sasaran.

Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menilai perencanaan yang baik dan koordinasi lintas sektor merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Melalui tindak lanjut PIP DAU-SG ini, diharapkan pelaksanaan program kesehatan di Barito Selatan pada 2027 dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Reporter : AHMAD ALDI BARITO

BPBD dan Dinas Kesehatan Bersinergi Lindungi Masyarakat dari Dampak Asap Karhutla

BARITO SELATAN– Upaya perlindungan terhadap masyarakat dari dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan melalui sinergi lintas sektor. Pada Kamis (6/8/2026), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barito Selatan menerima bantuan masker dari Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Selatan.

Masker tersebut kemudian dibagikan kepada masyarakat oleh personel BPBD bersama tenaga kesehatan di sejumlah lokasi di Kota Buntok. Pembagian masker menjadi salah satu langkah preventif untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap, terutama ketika kualitas udara mengalami penurunan akibat karhutla.

Kepala BPBD Barito Selatan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak asap. Masyarakat disarankan menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, mengurangi kegiatan di luar rumah apabila tidak mendesak, serta menjaga kondisi kesehatan, khususnya bagi kelompok rentan.

Selain itu, masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan kejadian kebakaran hutan dan lahan melalui Layanan Darurat 112 agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat.

Sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan karhutla sekaligus meminimalkan dampaknya terhadap kesehatan dan lingkungan di Kabupaten Barito Selatan.

Bersama cegah karhutla, jaga kesehatan, dan lindungi lingkungan menuju Barito Selatan yang aman dan tangguh.

Reporter : AHMAD ALDI BARITO

Lazismu Barito Selatan Gelar Sunatan Massal, 20 Anak Ikuti Khitanan Gratis

Barito Selatan ||Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Barito Selatan menggelar kegiatan sunatan massal bertempat di Klinik Pratama PKU Muhammadiyah, Jalan Merdeka Raya, Gang Anggrek. Kegiatan ini berlangsung dalam dua gelombang, yaitu pada Ahad, 21 Juni 2026, dan Senin, 29 Juni 2026.

Kegiatan yang mengusung tema Sunat Sehat, Generasi Kuat ini berhasil menyasar 20 anak sebagai peserta khitanan. Seluruh peserta merupakan anak-anak dari keluarga yang berhak menerima manfaat zakat sesuai dengan golongan asnaf yang telah ditetapkan.

Proses khitanan ditangani langsung oleh tenaga medis profesional, yakni dr. Muhammad Faisal Irsyad dan Safrul Indrawan, A.Md.Kep. Berkat kesiapan tim medis serta dukungan panitia, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar dan tertib hingga selesai.

Melalui program ini, Lazismu Barito Selatan berharap dapat terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung kesehatan dan tumbuh kembang generasi muda yang lebih sehat dan kuat.

Jurnalis : AHMAD ALDI BARITO

Posyandu “Semenjak Maju” Desa Janggi Rutin Layani Kesehatan Ibu dan Anak

BARITO SELATAN – Kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) “Semenjak Maju” di Desa Janggi Kecamatan Karau Kuala kembali dilaksanakan pada Senin (18/5/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh ibu hamil, balita, serta masyarakat setempat sebagai bagian dari pelayanan kesehatan rutin bagi warga desa.

Dalam kegiatan itu, para tenaga kesehatan (nakes) bersama kader Posyandu melakukan penimbangan berat badan balita, pengukuran lingkar kepala, pemeriksaan tumbuh kembang anak, serta pemberian makanan tambahan bergizi.

Ketua TP PKK Desa Janggi, Lailatul Rida, mengatakan bahwa Posyandu memiliki peran penting dalam memantau kesehatan ibu dan anak sejak dini.

“Posyandu bukan hanya kegiatan penimbangan berat badan, tetapi juga menjadi sarana edukasi kesehatan dan pencegahan stunting bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Posyandu Desa Janggi, Firda, menyampaikan bahwa partisipasi masyarakat dalam kegiatan Posyandu terus meningkat setiap bulannya. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga kesehatan anak semakin baik.

Selain pemeriksaan kesehatan, para orang tua juga diberikan edukasi mengenai pola makan sehat, pentingnya imunisasi, dan pemantauan tumbuh kembang anak secara berkala.

Kegiatan Posyandu “Semenjak Maju” diharapkan dapat terus berjalan secara rutin sebagai upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat serta mendukung terciptanya generasi yang sehat dan bebas stunting di Desa Janggi.

Jurnalis : AHMAD ALDI BARITO

Harapan Baru bagi Lansia Pemkab Barsel Mulai Layanan Operasi Katarak Gratis

Barito Selatan || Pemerintah Kabupaten Barito Selatan kembali menunjukkan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat melalui pelaksanaan operasi katarak gratis bertema “Satu Cahaya, Berjuta Cerita” di UPT Labkesda Barito Selatan, Senin (24/11/2025). Program ini terlaksana berkat kerja sama Dinas Kesehatan dengan PT Adaro Indonesia dan PT Saptaindra Sejati.

Kegiatan tersebut diresmikan oleh Penjabat Sekretaris Daerah Barito Selatan, Dr. Ita Minarni, ST., MT. Ia menyampaikan apresiasi atas sinergi semua pihak yang telah menghadirkan layanan kesehatan gratis ini bagi masyarakat, khususnya para lansia.

“Di Barito Selatan, banyak orang tua yang mengalami katarak namun tidak memiliki kemampuan untuk berobat. Dengan kondisi usia lanjut dan keterbatasan ekonomi, mereka menghadapi banyak hambatan untuk mengakses layanan kesehatan,” ujar Ita dalam sambutannya.

Ita juga mengapresiasi dukungan perusahaan melalui kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR), termasuk fasilitas mobil layanan kesehatan milik PT Adaro Indonesia. Ia menekankan pentingnya pemanfaatan fasilitas tersebut untuk menjangkau pelayanan hingga ke wilayah terpencil.

“Kami berharap pelayanan seperti ini dapat langsung hadir di kecamatan dan desa. Dengan demikian, pasien tidak perlu menempuh perjalanan jauh pascaoperasi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ita meminta Dinas Kesehatan dan RSUD untuk memperkuat sarana dan prasarana operasi katarak mulai tahun 2026. Ia mendorong agar layanan tersebut dijadikan agenda rutin dan tetap gratis bagi masyarakat tidak mampu.

“Para lansia penderita katarak adalah generasi yang dulu berkontribusi besar bagi pembangunan Barito Selatan. Sudah menjadi tanggung jawab pemerintah daerah untuk membantu mereka memperoleh kembali kualitas penglihatan yang baik,” ujarnya.

Ita menambahkan bahwa Pemkab Barsel telah menetapkan anggaran prioritas untuk meningkatkan pelayanan kesehatan, termasuk layanan jemput bola oleh tenaga medis dan layanan administrasi kependudukan yang langsung mendatangi masyarakat.

“Di kecamatan sudah tersedia tenaga dokter. Peralatan dan tim dapat disiapkan dari rumah sakit untuk mendukung pelayanan yang lebih merata,” tutupnya.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, pemerintah berharap semakin banyak warga yang terbantu, sehingga angka kebutaan akibat katarak di Barito Selatan dapat ditekan secara signifikan.( Red)