Hari Keenam Pencarian, Korban Hilang di Belanti Ditemukan

BARITO SELATAN – Operasi pencarian terhadap seorang warga yang dilaporkan hilang saat memancing di wilayah Belanti, Desa Muara Arai, Kecamatan Karau Kuala, Kabupaten Barito Selatan, resmi berakhir setelah korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Selasa, (2/6/2026).

Korban diketahui bernama Titin Suriance (64), warga Jalan Kaladan Nomor 39, Kelurahan Hilir Sper, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan. Korban yang akrab disapa Mama Topan itu ditemukan setelah tim gabungan melakukan pencarian selama enam hari di sekitar lokasi kejadian.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barito Selatan, Agus In’Yulius, S.T., M.T., mengatakan bahwa laporan kehilangan korban diterima pada Kamis (28/5/2026) sekitar pukul 18.00 WIB melalui layanan pengaduan BPBD.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban berangkat memancing sekitar pukul 06.00 WIB bersama sejumlah kerabat. Setibanya di kawasan Belanti, korban dan anggota rombongan menggunakan perahu masing-masing untuk mencari lokasi memancing.

“Hingga sekitar pukul 14.00 WIB, korban masih terlihat dalam kondisi baik. Namun, sekitar pukul 16.00 WIB, keluarga menyadari korban sudah tidak berada di lokasi dan tidak dapat ditemukan,” ujar Agus.

Menurut Agus, pihak keluarga juga menyampaikan bahwa korban sebelumnya sedang dalam kondisi kurang sehat dan memiliki riwayat hipertensi.

Setelah menerima laporan, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Barito Selatan segera menuju lokasi untuk melakukan asesmen awal dan berkoordinasi dengan keluarga serta warga setempat. Operasi pencarian kemudian dilakukan bersama unsur gabungan yang terdiri atas BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Palang Merah Indonesia (PMI), relawan, keluarga korban, dan masyarakat setempat.

Dalam pelaksanaan operasi pencarian, tim gabungan mengerahkan sejumlah peralatan pendukung, antara lain perahu penyelamat, perlengkapan pertolongan pertama, tandu, alat penerangan, serta pesawat tanpa awak (drone) untuk membantu pemantauan dari udara.

Pada Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 15.00 WIB, korban akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di wilayah Belanti, Desa Muara Arai. Selanjutnya, jenazah dievakuasi oleh tim gabungan dan dibawa ke RSUD Jaraga Sasameh Buntok untuk dilakukan pemeriksaan sesuai prosedur yang berlaku sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah dipulangkan ke rumah duka di Jalan Kaladan Nomor 39, Kelurahan Hilir Sper, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam operasi pencarian, termasuk unsur pemerintah, relawan, dan masyarakat yang turut membantu sejak hari pertama pencarian,” kata Agus.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan dinyatakan selesai dan ditutup.

JURNALIS : AHMAD ALDI BARITO
SUMBER.  : Humas BPBD Kabupaten Barito Selatan

BPS Barito Selatan Mulai Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026

BARITO SELATAN ||Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Barito Selatan mulai melaksanakan Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) gelombang pertama, Selasa (2/6/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pelatihan yang berlangsung selama 10 hari hingga 11 Juni 2026.

Pelatihan petugas lapangan dibagi dalam tiga gelombang, dengan durasi masing-masing selama tiga hari. Gelombang pertama dilaksanakan pada 2–4 Juni 2026.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan, pelatihan digelar di dua lokasi di Kota Buntok, yakni Hotel Lutfan dan Hotel Mulya Kencana. Di Hotel Lutfan, kegiatan diikuti 28 orang yang terdiri dari peserta dan panitia. Sementara di Hotel Mulya Kencana terdapat 24 peserta dan panitia yang mengikuti pelatihan.

Selama pelatihan, peserta menerima materi terkait konsep dasar, definisi operasional, hingga teknis pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Pembekalan tersebut diberikan sebagai persiapan sebelum petugas terjun melakukan pendataan di lapangan.

Secara keseluruhan, pelatihan SE2026 di Kabupaten Barito Selatan terbagi dalam lima kelas, yaitu Kelas A, B, C, D, dan E. Seluruh kelas akan mengikuti pelatihan secara bertahap dalam tiga gelombang di dua lokasi yang telah ditentukan.

Kepala BPS Kabupaten Barito Selatan, Budi Wibowo, S.ST., M.Si., melalui Ketua Tim Pelaksana Sensus Ekonomi 2026 Barito Selatan, Eka Restuti Fajarina, S.ST., menegaskan pentingnya keseragaman pemahaman seluruh petugas dalam pelaksanaan sensus.

Menurutnya, pelatihan ini bertujuan memastikan setiap petugas memiliki pemahaman yang sama terhadap metodologi dan prosedur pendataan. Dengan demikian, data yang dihasilkan diharapkan akurat, valid, dan dapat dipertanggungjawabkan untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Barito Selatan.

Jurnalis: Ahmad Aldi Barito